Heiy… pernahkah kamu merasa bahagia karena merasakan kebahagiaan orang lain? Sekarang aku sedang merasakannya🙂

Hari ini adalah hari pengumuman hasil Open Tender Project Officer Bedah Kampus Universitas Indonesia 2010 (BKUI 2010). So?? terus kenapa?? apa gw ikutan lagi?? Oh no, please. Once is more than enough! Bukan gw yang ikutan Open Tender itu, tapi seorang teman gw. I know him very well… dan menurut gw, dia emang layak untuk memenangkan Open Tender itu. Dan hasilnya? sudah bisa ditebak! Dialah pemenangnya!!

Gw sejak sore udah deg-degan nungguin hasilnya. Walau mungkin banyak yang bilang kalo dia udah pasti menang, tapi ya kita nggak akan pernah tahu apa yang sudah direncanakan Tuhan kan? Dan saat gw dapet sms langsung dari dia, gw nggak bisa berhenti senyum dan merasa bahagia sekaligus legaaaa bangeeett… Kenapa gw bisa sebahagia itu? Toh dia yang menang, bukan gw… apa karena dia temen gw? Humh… maybe… tapi alasan sebenarnya adalah… ya karena gw udah mengenal dia. Gw tau proses panjang yang dia lalui hingga sampai pada kemenangan ini. Gw tau gimana rasanya saat dia pertama kali memutuskan untuk maju jadi PO (well, I had been there before. I know exactly what it feels), saat dia kalangkabut mikirin tentang sebuah konsep acara, saat dia sangat ingin berkonsultasi dengan orang-orang hebat sebelumnya (para PO BK sebelumnya – red), saat dia mencari BPH inti untuk mendampingi dia, saat dia stuck dengan berbagai macam persoalan, hingga perang batin saat dia harus memilih : menjalankan apa yang dia cintai atau mengikuti harapan orang-orang untuk menjalankan sesuatu yang memang lebih menggiurkan dari sekedar PO BKUI. Gw tau prosesnya dan gw sangat memahami pengorbanan yang sudah dia lakukan untuk sampai pada tahap ini. Karena itulah, gw bisa merasakan kebahagiaan dan juga kelegaan yang juga dia rasakan…

Nah, begitulah. Gw bisa memahami sebuah proses yang terjadi dibalik keberhasilan temen gw itu. Makanya, gw pun bisa merasakan apa yang temen gw rasakan dan ikut larut dalam emosi di dalamnya. Ya, kuncinya untuk bisa merasakan emosi orang lain ya kita harus memahami apa yang terjadi dibaliknya. Nggak hanya senang. Tapi juga sedih, marah, kecewa… misalnya kita tahu teman kita marah, kalau kita benar-benar paham proses yang terjadi di balik kemarahannya itu, kita tentu tahu apa yang harus kita lakukan untuknya.

Memahami orang lain memang bukan sebuah hal yang mudah. Tapi itu adalah sebuah hal yang penting. Baru-baru ini gw baru menyadari pentingnya ‘ilmu’ ini. Sebuah konflik bisa terjadi karena tidak adanya keinginan untuk memahami orang lain. Jadi, nggak ada salahnya kan kalo kita sekarang belajar memahami orang lain? Kita bisa ikut merasakan kebahagiaan mereka, kita bisa turut senang bersamanya, kita bisa tau kenapa seseorang marah atau sedih sehingga kita tau apa yang harus kita lakukan untuknya… Seperti yang gw rasakan sekarang ini… gw benar-benar merasa bahagia dan bisa tersenyum tulus hari ini… yah, setelah akhir-akhir ini gw kerjaannya nangis melulu (haha, maklum lagi sensitif! :p)

Notes : Selamat kepada teman baik saya, Michael Joel Baris (Fisika/2007) atas terpilihnya sebagai PO BKUI 2010. Lo bisa, Mike! SEMANGAT!!😀