Waw… udah lumayan lama ga nulis di blog. Sebenernya gw nulis ini udah lama. Tapi waktu itu belom selesai dan mengendap berminggu-minggu di draft. Akhirnya gw baru sempet menyelesaikan sekarang deh.hehe..

Kali ini gw akan menulis tentang gosip paling hangat teraktual selama seminggu terakhir. Gosip Anang-Syahrini?! Ows,bayangkan, ada gosip yang lebih dahsyat dari mereka! Gila, padahal mereka udah paling dahsyat yaa… ternyata posisi mereka tergantikan oleh gosip tentang Video Mesum Ariel Peterpan. Aiiihh… ini emang paling gila deh gosipnya. Well, to refresh our mind (padahal ga perlu di-refresh juga itu gosip akan selalu nempel di otak), seminggu terakhir ini beredar video mesum antara orang mirip Ariel Peterpan (AP) dan kekasihnya, Luna Maya (LM) (bahasa infotainment banget ya gw) SERTA video mesum antara (masih) AP dengan Cut Tari (CT). Gile, langsung heboh lah itu dunia persilatan dan perwayangan Indonesia. Berantem dah itu dua perkumpulan…

Sebenernya sih gw ga begitu peduli. Ya, peduli sih dikit. Secara AP gitu sama CT. Kalo AP sama LM mah gw bodo amat. Tapi sebenernya kepedulian gw itu ga sebesar itu sampe akhirnya gw mau ngebahas gosip mereka di blog ini. Gw akhirnya tergelitik pengen ngangkat isu itu karena tadi gw nonton Metro TV yang membahas isu si AP ini dengan tiga pembicara, yaitu Ibu Elsa Syarif (pengacara), Mas Ito (Sarlito//Psikolog), dan someone called Zainuri/Djuhari/something I don’t remember. Kesimpulan sekilas yang gw dapet dari pembahasan tadi (karena gw cuma nonton sebentar,di akhir-akhir) kalo Ibu Elsa ‘ngotot’ kalo AP, LM, dan CT itu bersalah. Bahkan dia mengatakan kalo mereka (terutama AP karena dia berhubungan seks dengan beberapa wanita dan DIREKAM) itu abnormal, sakit jiwa. Dan mereka harus ditindak secara hukum. Dia ngomong gitu berdasarkan UU Pornografi dan ITE. Sedangkan Mas Ito menganggap apa yang dilakukan mereka itu ya biasa aja. Tapi sayangnya, menjadi salah karena video yang harusnya hanya untuk konsumsi pribadi jadi masuk ke ranah publik. Dan menurut beliau, yang paling bersalah ya si penyebar video mesum tersebut. Terus yang dudulnya, si moderator dari Metro TV itu (moderator/pembawa berita, you name it) tampaknya berharap kalo apa yang dilakukan AP itu salah, dia harus mendapatkan sangsi, dan lebih kocaknya tampaknya dia berharap kalo AP itu emang abnormal beneran. Tapi sayang, Mas Ito hanya menanggapinya kalo apa yang dilakukan AP itu ya biasa aja. Ya salah memang. Tapi ga sampe abnormal. Penonton kecewa… huahahaha…

Well, berkaitan dengan pembahasan tersebut, gw jadi tergelitik sendiri untuk berpikir lebih dalam tentang kasus ini. Sebenernya masalahnya itu apa sih? Beredar video mesum? Heiiyy… lo pergi aja ke Glodok juga nemu banyak. Ada public figure yang melakukan hal mesum? Halah, kayak nggak tau aja kehidupan orang-orang macam itu. Kalo ga pernah mesum justru gw heran. Kalo menurut gw pribadi, yang jadi masalah adalah AP yang bermesum-mesum ria sama CT!!! Oh My God, gw ga nyangka. AP sama CT?? WHAAATT?? kok CT mau sih sama AP?? ampun deh… nah, itu doang sih masalahnya buat gw. Nggak doang sih, masalah yang jelas adalah… ya itu, video mereka yang tersebar. Gw sih nggak masalah si AP mau ML sama siapa kek, suka-suka dia. Mau direkam apa nggak, juga suka-suka dia (walopun gw tetep ga abis pikir, iseng amat sih dia ngerekam-ngerekam). Tapi yang disayangkan, kenapa itu bisa sampai beredar ke publik. Kenapa disayangkan? Simpel, karena dia adalah public figure. Gw sama sekali nggak menyayangkan, kenapa ada video porno yang beredar ke publik. Sekali lagi gw bilang, heiy, yang kayak gitu udah banyak… Terus, kenapa kalo dia public figure? Nah, itulah yang akhirnya menjadi masalah. Karena dia public figure yang notabene terkenal se-Indonesia, fansnya banyak mulai dari bocah sama nenek-nenek, jadi saat isu ini beredar semua orang jadi pengen ngeliat, ‘apa sih sebenernya yang dilakukan oleh idola gw?’. Salah nggak, kalo mereka pengen tau? Ya nggaklah, wajar. Sebenernya nggak akan apa-apa kalo saat mereka pengen tau tapi mereka nggak punya akses untuk memenuhi keingintahuan mereka. Tapi ini? Video-nya bebas beredar. Di YouTube ada bok! SADIIIISSS…

Balik lagi ke pembahasan di Metro TV, sebenernya apa yang terjadi? Dan siapa yang salah? Oke, gw disini akan memberikan opini yang subjektif tapi sebisa mungkin memuat fakta-fakta yang objektif. Gw bikin pointer aja yaa…

1. Apakah AP abnormal, sampe melakukan tindakan seperti itu? Jujur, pertama kali gw denger Ibu Elsa bilang AP abnormal, sakit jiwa, gw ketawa. Hah, tau apa dia tentang abnormal dan sakit jiwa? Sebelom dia bilang abnormal, sebenernya dia tau nggak sih abnormal itu apa? Mas Ito sampe harus menjelaskan kepada Ibu Elsa (dan gw puas banget pas Mas Ito langsung ‘mendebat’ dengan konteks psikologi yang seharusnya) tentang abnormal dan sakit jiwa ini. Kalo dalam konteks psikologi, jelas AP ga termasuk abnormal apalagi sakit jiwa. Karena kalo sakit jiwa itu berarti dia emang mengalami gangguan jiwa karena adanya gangguan neurotik (CMIIW). Dan abnormal sendiri pun banyak kriteria yang harus dipenuhi. Jadi ga sembarang orang bisa dibilang abnormal apalagi sakit jiwa. Dan gw menangkap kalo mungkin yang dimaksud Bu Elsa ini adalah abnormal dalam konteks sosial. Maksudnya seseorang yang bertindak tidak sesuai dengan norma yang berlaku (which is orang yang berlaku sesuai norma disebut ‘normal’). Gw bingung, kalo emang ini yang dimaksud, AP abnormal dari segi mana? Dia berbuat mesum? Dia melakukan perbuatan mesum sebelum menikah? Dia berbuat mesum dengan beberapa wanita? atau dia merekam perbuatannya? menurut gw dari semua itu nggak ada tindakan dia yang terlihat abnormal. Orang berbuat mesum, banyak. ML sebelom nikah? banyak. ML sama beberapa wanita? banyak. merekam perbuatannya (ML) ? banyak juga orang yang kayak gitu. jadi, mana yang salah? untuk lebih menegaskan, si orang metro tv nanya ke Mas Ito, sebenernya motivasi si AP untuk melakukan itu (merekam) apa sih? mungkin dia berharap kalo AP melakukan itu karena dia kelainan jiwa kali ye? dan jawaban Mas Ito simpel aja, ya motivasinya sama aja kalo lo pengen foto, pengen narsis. Motivasinya apa? biar ada kenang-kenangan kan? biar tau kalo kita cukup cantik kalo diabadikan di kamera, atau iseng-iseng aja sebenernya. Ya motivasinya AP ya sama aja kayak gitu. Dan gw bener-bener setuju. Karena gw juga berpikiran seperti itu…

2. Apakah yang dilakukan AP salah? salah kalo diliat dari mana? orang bisa menjudge kalo sesuatu itu salah kalau orang itu berbuat di luar pedoman. apa yang menjadi pedoman? biasanya sih nilai yang dimiliki orang yang bersangkutan serta norma yang berlaku,yg bisa dilihat dari norma masyarakat dan agama. Oke,dilihat dari norma agama, jelas dia salah.Terus,orang2 bisa ngejudge, “AP dosa banget,haram,blablabla…” helloo.. kalo lo emang muslim,jangankan ML.lo bersentuhan sama lawan jenis bukan muhrim jg udh dosa kaleee… jadi lupakan norma agama,karna itu sudah sulit untuk dijadikan pedoman. Jadi yg paling jelas ya norma masyarakat,adat timur yang berpandangan bahwa free sex itu hal tabu yang tidak boleh dilakukan. Tapi coba deh,di jaman sekarang ini, saat lo tau temen lo,atau temen-nya temen lo pernah ML,gmn tanggapan kalian? Merasa jijik? ya… nggak respek? ya… tapi itu cuma kesan pertama aja. Setelahnya semuanya akan baik-baik saja. Dan kalian menganggap itu adalah hal biasa, tapi kalian BERPRINSIP kalo kalian nggak akan melakukannya. Jadi, secara agama dan norma masyarakat, yang dilakukan AP memang salah. Tapi itu adalah kesalahan yang wajar dilakukan…

3.Jadi, siapa yang salah dalam Kasus ini? seperti yang udah gw singgung sebelumnya, jelas yang paling salah itu adalah orang yang menyebarkannya. Pertama,udah tau ini video mesum dan milik pribadi, malah disebarin. Dia yang sengaja merusak moral orang2 yg menontonnya. Kedua, dia jelas (bisa dikatakan) melanggar hak cipta karena dia nggak dapet ijin dari yang punya video untuk menyebarkannya. Dan menurut gw yang berperan paling besar dalam pengaksesan video ini,tentu saja media massa yang terus menggembar-gemborkan berita ini.Ya gimana orang-orang ga jadi penasaran dan anak-anak kecil jadi tau ttg video ini kalo dari pagi sampe malem media massa menggembar-gemborkan beritanya. Sebenernya cukup banyak kan artis yang terlibat kasus porno. Tapi karena media ga terlalu menggembar-gemborkan beritanya jadi ga banyak orang yang aware. Lah sekarang? orang yang tadinya cuek kan jadi penasaran,karna beritanya heboh banget…

Jadi begitulah pendapat gw tentang kasus bodoh yang terjadi itu. Bukan bermaksud membela yang salah, karena bagi gw kebenaran dan kesalahan itu sudah absurd. Gw hanya melihatnya dari sudut pandangan gw. Subjektif? Ya! tapi setidaknya bisa memberikan pandangan baru bagi orang-orang yang memiliki pandangan yang berbeda. Dan bagi gw, mereka ga seharusnya masuk penjara! hehe..

*Nb : sekarang kasusnya udah basiiii… yeah right, hujan deras biasanya ga lama. Orang akan melupakan kalau hari ini hujan deras karena keesokan harinya akan ada hujan deras yang lain. Ayolah cari berita lain yang bisa menaikkan rating :p